♣¤═══¤۩۞۩║✿ Spirit Of Brotherhood ✿ ║۩۞۩¤═══¤♣
Selamat Datang Di Bandung 4 Community.... Silahkan Login atau Daftar Terlebih Dahulu
Baca, Fahami Dan Taati Aturan / Tata Tertib Forum
Terima Kasih

♣¤════¤۩۞۩║✿ Bandung4 Chatters ✿ Spirit Of Brotherhood ✿║۩۞۩¤════¤♣

♣¤═══¤۩۞۩║✿ Spirit Of Brotherhood ✿ ║۩۞۩¤═══¤♣

--- Komunitas Chatters Bandung 4 ---
 
IndeksBandung4 ChatFAQPendaftaranLogin

Share | 
 

 4 Sehat 5 Sempurna Tinggal Sejarah, Diganti dengan PGS

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
sindikat_rapih
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting : 65
Join date : 10.01.11
Lokasi : didalam fikiran yang jernih

PostSubyek: 4 Sehat 5 Sempurna Tinggal Sejarah, Diganti dengan PGS   Fri Jan 28, 2011 6:57 am

Jakarta, Sejak di bangku Sekolah Dasar, pedoman hidup sehat selalu diajarkan dengan makan 4 sehat 5 sempurna (4S 5S). Tapi kini pedoman tersebut sudah tidak sesuai dan diganti dengan Pedoman Gizi Seimbang.

Indonesia kini resmi menggunakan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) untuk menyiapkan pola hidup sehat masyarakat Indonesia dalam menghadapi 'beban ganda masalah gizi', yaitu ketika kekurangan dan kelebihan gizi terjadi secara bersama.

PGS diharapkan dapat memperbaiki pedoman sebelumnya, yaitu 4 sehat 5 sempurna yang sudah dipopulerkan sejak tahun 1950-an.

"4S 5S itu sudah jadi sejarah, karena ini adalah ilmu pengetahuan. Nggak ada ilmu pengetahuan yang kekal, semuanya pasti berkembang dan diperbaharui. Bukan berarti dihapuskan, tetapi dikembangkan dengan pengetahuan yang baru," jelas Prof Soekirman,SKM.,MPS-ID.,PhD, ahli gizi sekaligus guru besar IPB dalam acara Press Conference Pedoman Buku Gizi Seimbang, di Hotel Akmani, Jakarta, Kamis (27/4/2011).

Jika Empat Sehat Lima Sempurna menekankan pada:
Makanan Pokok
Lauk-Pauk
Sayur-Mayur
Buah
Susu

Maka Gizi Seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Pedoman Gizi Seimbang memperhatikan 4 prinsip, yaitu:
Variasi makanan
Pentingnya pola hidup bersih
Pentingnya pola hidup aktif dan olahraga
Memantau berat badan ideal

Prof Soekirman mengatakan berbeda dengan konsep 4S 5S yang menyamaratakan kebutuhan gizi semua orang, PGS berprinsip bahwa tiap golongan usia, jenis kelamin, kesehatan dan akitifitas fisik memerlukan PGS yang berbeda, sesuai dengan kondisi masing-masing kelompok tersebut.

Di samping itu, PGS menekankan pula proporsi yang berbeda untuk setiap kelompok yang disesuaikan atau diseimbangkan dengan kebutuhan tubuh.

Perbedaan lainnya, PGS tidak memberlakukan susu sebagai makanan sempurna, melainkan ditempatkan satu kelompok dengan sumber protein hewani lain.

"Konsep 4S 5S diciptakan karena pada tahun 1950-an orang belum tahu cara makan yang benar. Tetapi sejak tahun 90-an, permasalahan gizi sudah berubah. Sekarang banyak negara menghadapi masalah kegemukanan, obesitas dengan akibatnya diabetes, hipertensi, jantung, stroke, yang mewabah ke negara maju dan berkembang," lanjut Prof Soekirman, yang juga merupakan ketua Koalisi Fortifikasi Indonesia (KFI).

Prof Soekirman menuturkan, dengan adanya permasalahan ini akhirnya pada konferensi di Roma, FAO dan WHO mulai mengubah konsep 4S 5S menjadi Pedoman Gizi Seimbang.

"Sebenarnya Departemen Kesehatan kita pada tahun 2003 dan 2005 juga sudah mencetak buku tentang Pedoman Gizi Seimbang. Sayangnya kurang dipublikasikan, akhirnya tidak banyak yang tahu kalau ada bukunya," jelas Prof Soekirman.

PGS Pakai Ilustrasi Tumpeng

Untuk mempermudah pemahaman mengenai PGS, setiap negara di dunia memiliki visualisasi yang disesuaikan dengan kebudayaan masing-masing.

Di Indonesia, prinsip PGS divisualisasikan dalam bentuk tumpeng dan nampannya yang disebut Tumpeng Gizi Seimbang (TGS).

TGS membantu setiap orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat, sesuai dengan berbagai kebutuhan menurut usia (bayi, balita, remaja, dewasa, usia lanjut) dan sesuai keadaan kesehatan (hamil, menyusui, aktivitas fisik, sakit).

Potongan-potongan TGS dialasi dengan air putih, artinya air putih merupakan bagian terbesar dan zat gizi esensial bagi kehidupan untuk hidup sehat dan aktif.

Setelah itu, ada potongan besar yang merupakan golongan makanan pokok (sumber karbohidrat), dianjurkan dikonsumsi 3-8 porsi (sesuai kebutuhan menurut usia dan keadaan kesehatan).

Di atas bagian ini terdapat golongan sayuran dan buah sebagai sumber serat, vitamin dan mineral. Setelah itu baru protein hewani dan nabati, serta di puncak tumpeng terdapat potongan kecil gula, garam dan minyak yang hanya digunakan seperlunya.

Dan sebagai alas TGS, gizi seimbang juga harus menyertakan olahraga teratur, menjaga kebersihan dan memantu berat badan.

Pemahaman tentang gizi seimbang diharapkan dapat membekali individu maupun keluarga dalam mencegah masalah-masalah yang timbul serta membantu mewujudkan pola hidup sehat masyarakat Indonesia.

Sumber: [You must be registered and logged in to see this link.]
Kembali Ke Atas Go down
mami
Moderator
Moderator


Jumlah posting : 199
Join date : 10.01.11
Lokasi : Sarkem

PostSubyek: Re: 4 Sehat 5 Sempurna Tinggal Sejarah, Diganti dengan PGS   Fri Jan 28, 2011 7:22 pm

4 sehat 5 sempura versi anak kost om

4sehat
mie rebus
tempe
rokok
bir

5sempurna
cewek

Kembali Ke Atas Go down
 
4 Sehat 5 Sempurna Tinggal Sejarah, Diganti dengan PGS
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» bercanda dengan LOGIKA
» bedanya ninja 250 dengan ninja 250 se
» Mono Arm (Pro Arm) set PnP Ninja 250 (tinggal pasang)..bagus..TERMURAH.....
» HELP!!! beda MOTUL 5100 dengan MOTUL H-TECH
» WTA-Bedanya pake Open Filter dengan Replacement Air Filter

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
♣¤═══¤۩۞۩║✿ Spirit Of Brotherhood ✿ ║۩۞۩¤═══¤♣ :: Bacaan & Ilmu pengetahuan :: Tips Dan Trik Kesehatan-
Navigasi:  
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Most active topics
Bagi-Bagi Info FXOPEN
Sejarah Windows
Maen Disini yuk...
Pearl Jam
Radiohead Discography
Kimya Dawson
KOPDAR............
:D nuju ngariung...jeung baraya sadayanana...niu bie. :D
Street Fighter
MONITA TAHALEA - Dream, Hope & Faith